Travelers abroad, this post is using Bahasa Indonesia.
If you want to find the irresistable reason why you must visit Raja Ampat, visit this:
Indonesia.Travel (The website is in English)
The website also has other destinations all over Indonesia that you can look at and add it in your travel list ;)
Indonesia.Travel (The website is in English)
The website also has other destinations all over Indonesia that you can look at and add it in your travel list ;)
Happy Reading!
Terbentang dari Sabang sampai Merauke, begitu banyak wisata dalam negeri yang masih belum terjamah atau belum diketahui oleh masyarakat Indonesia sendiri.
Untuk membuka wawasan masyarakat Indonesia tentang ragam pariwisata yang ada di Bumi Pratiwi, di kesempatan yang berharga ini, aku akan membahas tentang Raja Ampat.
Mungkin banyak dari kalian yang bertanya, apa itu Raja Ampat? Dimana lokasi Raja Ampat? Ada apa saja di Raja Ampat? Mengapa kita harus mengunjungi Raja Ampat?
Nah, kalian akan mendapatkan jawabannya sebentar lagi!
Banyak sekali rumor yang beredar tentang asal usul dari nama Raja Ampat. Ada dua sisi yang dapat menceritakan asal usul Raja Ampat, yaitu dari sisi legenda dan sejarah.
Legenda
Terdapat suami istri yang menemukan enam butir telur naga di Sungai Waikeo. Pada malam hari, hanya lima butir dari enam telur yang menetas dan berwujud empat anak laki-laki dan satu anak perempuan yang berpakaian halus, menunjukkan bahwa mereka adalah keturunan raja.
Diketahui, masing-masing dari anak tersebut bernama:
1. War, yang menjadi Raja di Waigeo
2. Betani, yang menjadi Raja di Salawati
3. Dohar, yang menjadi Raja di Lilinta (Misool)
4. Mohamad, yang menjadi Raja di Waigama (Batanta)
Karena terdapat empat raja serta empat pulau, maka dikenal nama Raja Ampat.
Sampai saat ini, masyarakat masih memuja / menyembah sebuah rumah di tepi Sungai Waikeo, tempat ditemukannya telur tersebut sebagai tanda hormat.
Sejarah
Kepulauan Raja Ampat di abad ke 15 merupakan bagian dari kekuasaan Kesultanan Tidore. Kesultanan Tidore ini menunjuk 4 orang Raja lokal untuk berkuasa di Pulau Waigeo, Batanta, Salawati, dan Misool yang merupakan 4 pulau terbesar di Raja Ampat.
4 orang Raja yang memerintah inilah yang menjadi awal dari nama Raja Ampat.
Raja Ampat merayakan ulang tahun Kabupatennya setiap tanggal 9 Mei.
Tetapi, bukan berarti di Raja Ampat hanya terdapat 4 pulau saja ya. 4 Pulau diatas tersebut adalah 4 Pulau Terbesar di Raja Ampat. Secara keseluruhan, terdapat 610 pulau di Raja Ampat. Namun, hanya 35 pulau saja yang berpenghuni. 400 pulau lainnya sudah dieksplorasi, sedangkan pulau lainnya masih belum dijamah.
(Go Raja Ampat)
Untuk membuka wawasan masyarakat Indonesia tentang ragam pariwisata yang ada di Bumi Pratiwi, di kesempatan yang berharga ini, aku akan membahas tentang Raja Ampat.
Mungkin banyak dari kalian yang bertanya, apa itu Raja Ampat? Dimana lokasi Raja Ampat? Ada apa saja di Raja Ampat? Mengapa kita harus mengunjungi Raja Ampat?
Nah, kalian akan mendapatkan jawabannya sebentar lagi!
Asal Usul Nama Raja Ampat
Sebelum membahas apa yang ada di Raja Ampat, kita perlu mengetahui sekilas asal kata Raja Ampat.Banyak sekali rumor yang beredar tentang asal usul dari nama Raja Ampat. Ada dua sisi yang dapat menceritakan asal usul Raja Ampat, yaitu dari sisi legenda dan sejarah.
Legenda
Terdapat suami istri yang menemukan enam butir telur naga di Sungai Waikeo. Pada malam hari, hanya lima butir dari enam telur yang menetas dan berwujud empat anak laki-laki dan satu anak perempuan yang berpakaian halus, menunjukkan bahwa mereka adalah keturunan raja.
Diketahui, masing-masing dari anak tersebut bernama:
1. War, yang menjadi Raja di Waigeo
2. Betani, yang menjadi Raja di Salawati
3. Dohar, yang menjadi Raja di Lilinta (Misool)
4. Mohamad, yang menjadi Raja di Waigama (Batanta)
Karena terdapat empat raja serta empat pulau, maka dikenal nama Raja Ampat.
Sampai saat ini, masyarakat masih memuja / menyembah sebuah rumah di tepi Sungai Waikeo, tempat ditemukannya telur tersebut sebagai tanda hormat.
Sejarah
Kepulauan Raja Ampat di abad ke 15 merupakan bagian dari kekuasaan Kesultanan Tidore. Kesultanan Tidore ini menunjuk 4 orang Raja lokal untuk berkuasa di Pulau Waigeo, Batanta, Salawati, dan Misool yang merupakan 4 pulau terbesar di Raja Ampat.
4 orang Raja yang memerintah inilah yang menjadi awal dari nama Raja Ampat.
Raja Ampat merayakan ulang tahun Kabupatennya setiap tanggal 9 Mei.
Tetapi, bukan berarti di Raja Ampat hanya terdapat 4 pulau saja ya. 4 Pulau diatas tersebut adalah 4 Pulau Terbesar di Raja Ampat. Secara keseluruhan, terdapat 610 pulau di Raja Ampat. Namun, hanya 35 pulau saja yang berpenghuni. 400 pulau lainnya sudah dieksplorasi, sedangkan pulau lainnya masih belum dijamah.
(Go Raja Ampat)
![]() |
| Raja Ampat Sumber: indonesia.travel |
Menyelami Kekayaan Alam di Raja Ampat
Raja Ampat terletak di Pusat Segitiga Karang Dunia, dan suhu temperatur lautnya berkisar 22o - 30o Celcius. Kondisi ini membuat Raja Ampat memiliki 603 spesies karang laut. Jumlah ini setara dengan 75% dari total terumbu karang diseluruh dunia.
Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan oleh Conservation International and Nature Conservancy, di Raja Ampat terdapat lebih dari 1397 spesies ikan. Tidak hanya itu saja, terdapat juga 530 spesies Gastropoda (Siput), 159 Bivalva (Kerang), dan lain sebagainya.
Tidak salah jika Raja Ampat sangat dikenal sebagai tempat yang ideal bagi para penyelam.
Kamu suka snorkling atau diving?
Raja Ampat adalah destinasi yang sangat sempurna untuk para penyelam lokal maupun internasional.
Ayo, siapkan peralatan menyelammu dan berangkat ke Raja Ampat!
Kamu akan disuguhi dengan berbagai pemandangan terumbu karang serta aneka spesies ikan yang mempesona dan jarang ditemui di perairan manapun di dunia.
Bagi yang tidak suka menyelam, ini adalah tempat dan waktu yang sangat tepat bagi kamu untuk mencoba hal baru! Buat pengalaman yang tak terlupakan dengan menyelami keindahan dari Raja Ampat!
Pulau-pulau untuk snorkling dan diving:
Sardine, Wayag Kawe, Teluk Ajui, Yenbeser, Pianemo, dan masih banyak yang lainnya.
Tempat-tempat tersebut menawarkan berbagai ciri khas dan sensasi tersendiri saat menyelam.
Contohnya saja, di Pulau Sardine, kamu dapat mendengarkan suara-suara dengung yang sangat khas yang disebabkan oleh cepatnya pergerakan ikan di sekitar pulau tersebut.
Sedangkan di Wayag Kawe, kamu dapat melihat betapa indahnya terumbu karang ditemani oleh segorombolan ikan-ikan kecil, serta kuda laut sormini.
Sensasi lain dapat juga ditemukan di Teluk Ajui, dimana tempat ini merupakan tempat yang sempurna untuk memburu foto macro serta menyelam di malam hari. Kamu dapat menemui berbagai spesies bulu babi, kepiting, juga udang.
Informasi tambahan:
Oktober atau November adalah bulan yang paling bagus untuk menyelam di Raja Ampat. Di bulan ini, laut akan menjadi sangat tenang (datar) sehingga foto yang kita peroleh akan menjadi sangat bagus.
![]() |
| Mengambil foto dibawah laut Sumber: google.com |
![]() |
| Menyelam diantara ikan Sumber: eloratour.wordpress.com |
Menjelajah Pulau di Raja Ampat
Ada 4 pulau di Raja Ampat yang patut anda kunjungi beserta alasan mengapa anda harus mengunjunginya:
Pulau Wayag
Ingin melihat biota laut dengan mata telanjang? Di Pulau Wayag, hal ini dapat terwujud!
Cukup duduk di atas kapal, laut akan terlihat berwarna kehijauan di Pulau Karang, karena terdapat pepohonan yang rimbun. Air laut yang jernih ini membuat kamu dapat melihat biota laut secara langsung.
Hirup nafas dalam-dalam dan nikmati pemandangan yang indah ini!
![]() |
| Pulau Wayag Sumber: untung09.wordpress.com |
Pulau Waiwo
Berbagai kegiatan laut dapat dilakukan disini, misalnya saja berenang, menyelam, atau snorkling. Persiapkan alat menyelammu, serta jangan lupa membawa kamera!
Ikan-ikan kecil yang beraneka ragam dapat anda lihat serta anda sentuh. Namun, jangan menangkap apalagi membunuh ikan-ikan tersebut, oke?
![]() |
| Pulau Waiwo Sumber: businesslounge.co / beritadaerah.com |
Pulau Karang
Kamu suka mendaki? Suka menghadapi tantangan baru?
Cobalah untuk mendaki Pulau Karang. Untuk mendakinya, kamu akan melewati jalan-jalan curam, bahkan ada yang kemiringannya sampai 90 derajat!
Seperti pepatah mengatakan, bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian, hal ini juga berlaku di Pulau Karang lho!
Setelah mendaki dengan sepenuh tenaga dan meneteskan beribu peluh, dari ketinggian puncak Pulau Karang, kamu akan melihat keseluruhan pulau-pulau berwarna hijau yang dikelilingi oleh birunya air laut.
Sungguh menakjubkan! ........ Hei, jangan menahan nafasmu terlalu lama!
![]() |
| Keindahan Raja Ampat Sumber: www.mermaid-liveaboards.com |
Pulau Arborek
Puas berkeliling di Raja Ampat, jangan cepat-cepat mengemas barang untuk pulang ya!
Kamu bisa mampir dulu ke desa Arborek untuk membeli oleh-oleh khas dari Papua untuk keluarga dan teman-teman. Oleh-oleh disini terbuat dari daun pandan hutan yang telah dikreasikan sedemikian rupa oleh masyarakat setempat menjadi kayafyof (topi), noken (Tas) besar, noken untuk ponsel, serta banyak kreasi lainnya.
![]() |
| Sovenir khas Raja Ampat dibuat oleh penduduk setempat Source: surajis.wordpress.com |
Selain 4 pulau ini, masih banyak pulau-pulau lain di Raja Ampat yang patut dikunjungi. Tenang saja, semua pulau di Raja Ampat sangat indah dan akan membuatmu menahan nafas ketika melihatnya!
5 Kegiatan Tersembunyi di Raja Ampat
Ingin ke Raja Ampat, tetapi tidak ingin mencoba kegiatan lautnya? Atau kamu mempunyai phobia terhadap laut? Atau jangan-jangan sudah bosan dengan kegiatan laut di Raja ampat?
Jangan sampai hal-hal ini menghalangi keinginan kamu untuk berwisata ke Raja Ampat!
Terdapat berbagai aktivitas yang bisa kamu lakukan di darat, seperti 5 hal ini:
Menyaksikan burung Cendrawasih
Selain keindahan biota lautnya yang sangat menakjubkan dan memukau, di darat, terdapat keindahan fauna-fauna khas dari Papua, salah satunya burung Cendrawasih.
Burung Cendrawasih yang paling terkenal terdapat di Pulau Sawing Rai. Dibutuhkan waktu satu jam untuk mencapai tempat ini dari Kabupaten Raja Ampat.
Terdapat 4 jenis burung Cendrawasih disini, yaitu Cendrawasih Merah, Besar, Kecil, dan Belah Rotan.
Di dalam rumah-rumah kayu, wisatawan dapat menyaksikan atraksi burung-burung Cendrawasih, mulai dari melihat bulu-bulu indah bahkan melihat Cendrawasih menari.
Pentas Cendrawasih dapat disaksikan dari pukul 07.00 - 09.00 WIT serta 16.00 - 17.00 WIT, jadi catat jamnya dan jangan sampai terlewat ya!
![]() |
| Cendrawasih Sumber: ugtama.wordpress.com |
Memberi makan ikan
Tidak perlu menyelam untuk memberi makan ikan-ikan yang mungil dan cantik. Kamu dapat melihat puluhan ikan dan memberinya makan dari atas air.
Di Pulau Waisai, kamu hanya perlu menyiapkan makanan seperti rempah roti dan biskuit. Lemparkan makanan tersebut ke dalam air, maka puluhan ikan akan mulai berdatangan. Kegiatan ini seru dan gratis loh!
Ingin mencelupkan tangan ke air dan memberikan makan ikan secara langsung?
Di Pulau Sawing Rai, tangan kamu akan dilumuri dengan adonan terigu lalu dimasukkan ke dalam air.
Ikan-ikan kecil akan menghampiri dan mulai menggigit-gigit tepung yang ada ditangan anda.
Seru dan geli!
![]() |
| Memberi makan ikan Sumber: travel.detik.com |
Trekking di Pulau Tak Berpenghuni
Dari namanya saja sudah tak berpenghuni, yang artinya tidak ada jalur khusus untuk trekking disini.
Ya, kamu harus membuat jalur sendiri, melewati pepohonan serta padang ilalang.
Sepanjang perjalanan, kamu akan bertemu kantung semar, kadal, dan banyak fauna-fauna lainnya.
Terdapat tiga gugusan untuk melakukan trekking ini, yaitu di Pulau Waisai, Kabui, dan Pianermo.
Dari atas Pulau, anda dapat melihat gradasi pulau serta air laut. Sangat indah!
![]() |
| Trekking Sumber: travel.detik.com |
Berburu Sunrise
Siapa bilang di Raja Ampat hanya ada fauna dan flora saja? Sunrise di Raja Ampat tidak kalah dengan Kuta, Bali serta Gunung Bromo di Jawa Timur.
Ada banyak resor yang bisa menjadi tempat untuk menikmati Sunrise.
Bangulah lebih pagi, yaitu jam 05.00 WIT untuk melihat sunrise.
Karena Raja Ampat sangat sepi dan sunyi, ditengah deburan ombak laut, anda dapat melihat warna langit berubah menjadi keemasan, dan perlahan matahari akan muncul perlahan diiringi dengan kicauan burung.
Jangan hanya mengaga saja, siapkan kamera dan abadikanlah momen yang indah ini!
![]() |
| Sunrise di Wayag Bay Sumber: newswatch.nationalgeographic.com |
Melihat produksi Ikan Asin
Raja Ampat terkenal akan kekayaan lautnya, oleh karena itu penduduknya pun memiliki mata pencaharian seputar laut. Salah satunya adalah memproduksi ikan asin.
Produksi ikan asin dapat dilihat di Pulau Saonek, sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh pasir putih.
Mengenal Budaya dan Penduduk Setempat
Suku di Raja Ampat
Terdapat lebih dari 10 suku adat di Raja Ampat. Kebanyakan dari suku ini telah bermigrasi dari kepulauan di sekitar Raja Ampat.
Berdasarkan data oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, terdapat paling tidak 12 suku adat yang sekarang ini, yaitu:
Suku Wawiyai, Kawe, Laganyan, Ambel, Batanta, Tepin, Fiat, Domu, Waili, Butlih, Moi(Moi-Maya), Matbat, Misool, Biga, serta Biak.
![]() |
| Salah satu suku di Papua Sumber: handogos.wordpress.com |
Ciri Khas
Ciri khas dari penduduk Raja Ampat sama dengan ciri khas penduduk asli Papua, yaitu berkulit hitam dan berambut keriting.
Penduduk Raja Ampat hidup berkelompok dalam sebuah suku, dan tiap suku berpencar satu sama lain.
Bagi penduduk yang masih tradisional, mereka sering berpindah dan tergantung kepada hasil alam
Tali persaudaraan antar suku sangat kuat dan mereka menganut garis keturunan ayah dan ibu.
Penduduk masih memiliki kepercayaan magis dan juga menuruti tata cara adat.
Jadi, kamu harus menghargai adat masyarakat setempat serta menyesuaikan diri kamu ketika berada di sini ya :)
Mata Pencaharian
Letak Raja Ampat yang dekat dengan perairan menjadikan sumber mata pencaharian utama mayoritas masyarakatnya adalah nelayan, pembuat ikan asin, pencari rumput laut, atau sebagai penyedia jasa transportasi laut antar pulau, serta lain sebagainya.
![]() |
| Penduduk Raja Ampat Source: www.australiangeographic.com.au |
Jumlah Penduduk
Berdasarkan survei di tahun 2008, jumlah penduduk Raja Ampat hanya 41.170 jiwa, dengan 52.75% jumlah penduduknya adalah lelaki. Mayoritas penduduk di Raja Ampat berusia muda (produktif)
Suku Biak merupakan Suku mayoritas di Raja Ampat, dan kebanyakan profesi mereka adalah nelayan.
Kamu pasti akan merasa nyaman selama disini, karena penduduk di Raja Ampat sangat baik dan ramah.
Selain mengamati pola dari hidup penduduk setempat, kamu juga bisa mengambil pelajaran berharga dari penduduk Raja Ampat, yaitu, meskipun hidup jauh di perkotaan yang tidak terdapat mall, dan hiburan duniawi yang lainnya, penduduk disini bisa tertawa lepas dan bahagia.
Bagi kamu yang suka mengambil foto Human Interest, Raja Ampat merupakan tempat yang sempurna dimana kamu dapat melihat secara langsung aktivitas dari penduduk setempat, bahkan kamu bisa berbaur dan bermain dengan anak-anak kecil di Raja Ampat!
![]() |
| Contoh foto Human Interest yang bisa kamu dapatkan melalui anak-anak Raja Ampat Sumber: travel.detik.com |
Wisata Kuliner di Raja Ampat
Apakah kamu bisa menebak apa makanan khas dari Raja Ampat?
Petunjuknya: Raja Ampat dikelilingi oleh laut.
Betul sekali, makanan favorit disini adalah Seafood!
Terdapat banyak hidangan Seafood yang bisa kamu nikmati disini, dan semuanya Fresh from the Sea!
Yang perlu dicoba:
Sup Ikan Kuning yang sangat terkenal dengan rempah tradisionalnya.
Kerang dengan bumbu asli dari Raja Ampat.
Bagi kamu yang suka mencoba makanan yang tidak umum, cobalah Ulat Sagu yang merupakan makanan khas pesisir di Raja Ampat.
![]() |
| Sup Ikan Kuning Sumber: www.rumahtravel.co.id |
![]() |
| Ulat Sagu Foto oleh Barry Kusuma, Sumber: abdulmadjidarfiansyah.blogspot.com |
Penginapan atau Tempat Tinggal di Raja Ampat
Ada banyak pilihan penginapan di Raja Ampat, beberapa inilah yang terkenal di Raja Ampat:
Sorido Bay Resort : Terkenal akan rumah karang
Kri Eco Resort : Penginapan tradisional yang dibangun diatas permukaan air
Boathouse : Jika kamu ikut dengan agensi tur, biasanya kamu akan menginap ditempat ini.
Jika kamu ingin merasakan tinggal diantara penduduk setempat, banyak Homestay yang tersedia di Pulau Sanoek, Mansuar, dan juga Yenwaupnor.
![]() |
| Kri Eco Resort Sumber: roundtheworldwithdeb.com |
Cara & Persiapan Mengunjungi Raja Ampat, Permata Tersembunyi di Papua
Nah, setelah mengetahui informasi-informasi yang indah dari Raja Ampat, sekarang saatnya mengetahui cara bagaimana mengunjungi permata yang tersembunyi ini.
Menuju ke Raja Ampat
Ingin berpetualang dan merencanakan sendiri untuk berwisata ke Raja Ampat?
Kamu bisa membeli tiket pesawat ke Sorong. Banyak maskapai yang menyediakan penerbangan ke Sorong.
Jika tidak dapat menemukan penerbangan langsung ke Sorong, kamu bisa naik penerbangan transit menuju Makasar atau Manado terlebih dahulu.
Lalu dari Sorong, kamu dapat naik kapal Ferry pada jam 1 siang untuk pergi ke Waisai.
Perjalanan dari Sorong ke Waisai sendiri memakan waktu kurang lebih 2 jam.
Perkiraan Biaya
Jika kamu mau meng-eksplorasi Raja Ampat, aku menyarankan waktu 1.5 minggu untuk menjelajah Raja Ampat sampai puas.
Tidak disarankan pergi ke Raja Ampat hanya satu atau dua hari, karena kamu tidak akan bisa menikmati Raja Ampat dengan puas karena perjalanan ke Raja Ampat membutuhkan waktu yang lama serta biaya yang tidak sedikit.
Budget yang perlu disiapkan untuk menjelajah Raja Ampat untuk 1.5 - 2 minggu berkisar 6-10 juta rupiah, tergantung jumlah orang yang berpergian, penginapan, transportasi, serta kegiatan yang kamu pilih.
Jika budget kamu pas, Backpacking juga seru loh!
Tips untuk Foto
Raja Ampat memiliki iklim tropis yang panas. Cuaca yang panas serta sinar matahari yang menyinari Raja Ampat membuat foto-foto dokumentasi kamu akan menjadi sangat indah karena cahayanya yang natural.
Ambillah foto saat mendekati sunset dimana langit akan berubah warna menjadi keemasan, serta ambillah foto ketika sunrise.
Barang-barang yang tidak kalah penting untuk dibawa
Underwater Camera
Suka fotografi? Ingin mengabadikan momen-momen yang spesial di Raja Ampat?
Hal yang satu ini jangan lupa dibawa ya!
Betul sekali, ketika snorkling, kamu dapat mengabadikan momen berharga kamu maupun biota alam yang indah dengan menggunakan Underwater Camera.
Dijamin, koleksi foto kamu akan bertamah setumpuk!
Bagi kamu yang mempunyai DSLR, kamu bisa membeli Underwater Case di toko kamera terdekat tanpa perlu membeli kamera baru.
Baju Santai
Di Pesisir Pantai, paling nyaman jika kita mengenakan kaus dan celana pendek. Jangan membawa baju yang terlalu ribet seperti rok, baju pesta, dan lain sebagainya. Kamu hanya akan merepotkan dirimu sendiri!
Sunblock, Sunscreen, Kacamata dan Topi
Raja Ampat terletak di pesisir laut, jadi udaranya akan panas serta kering.
Suhu rata-rata berkisar dari 23.5o - 31o Celcius.
Jangan lupa oleskan sunblock serta sunscreen sebelum kamu keluar dari penginapan.
Kacamata dan Topi juga tidak kalah penting untuk melindungi diri dari sinar matahari, juga menambah keren penampilan kamu saat di foto! ;)
Jaga kesehatan kulit kamu dengan menggunakan empat hal ini ya!
Uang yang cukup
Wah, ini yang paling penting di antara semuanya! Hahahaha.
Jangan lupa membawa uang secukupnya agar kamu bisa menikmati Raja Ampat yang indah!
Jika kamu ingin segala sesuatu menjadi mudah dan kamu tidak perlu repot lagi, hubungi travel agent terdekat atau langganan kamu, dan tanya untuk Paket Tur ke Raja Ampat ya! Tenang saja, sekarang sudah banyak kok agensi yang menyediakan tur ke Raja Ampat :)
Akhir kata, jangan lupa kunjungi website Indonesia.Travel (Artikel Raja Ampat) ya!
Apakah kamu mulai sadar dan tertarik untuk menjelajah Indonesia?
Bingung mencari referensi tempat-tempat wisata Indonesia yang memukau lainnya?
Ayo, jelajahi keindahan Indonesia di Indonesia.travel !
Kemudian, bagikanlah pengalaman wisatamu kepada orang lain dan sebarkan artikelnya agar wisata Indonesia menjadi nomor satu di dunia!
Oh ya, kamu bisa berkontribusi di Indonesia.travel (klik link dan baca petunjuknya langsung ya) juga loh !
Welcome to Raja Ampat, The Last Paradise on Earth
![]() |
| Sumber: indonesiad.com |
Sumber:
Go Raja Ampat : http://www.gorajaampat.com/diving.htmlKumpulan Info : http://kumpulan.info/wisata/tempat-wisata/437-raja-ampat-surga-tersembunyi.html
Reader Digest : http://www.readersdigest.co.id/travel/destinasi/raja.ampat.surga.di.bumi/006/001/61
Travel Detik : http://travel.detik.com/read/2013/01/04/084439/2132853/1383/selain-diving-ini-5-kegiatan-seru-di-raja-ampat




















No comments:
Post a Comment
Thank you for your comment(s) & will reply it soon!